Mengenal Batu Koral Sebagai Penghias Hunian

Iklan
Mengenal Batu Koral Sebagai Penghias Hunian - Batu koral merupakan batu alam yang banyak digunakan pada rumah. Termasuk ke dalam jenis-jenis batu alam yang banyak digunakan, batu ini sangat populer penggunaannya. Tidaklah sulit bagi Anda yang ingin mencari batu ini, karena banyaknya permintaan akan batu ini membuat banyaknya pedagang batu ini. Pemasangan batu alam yang berbentuk bulat, lonjong, atau oval ini telah menjadi tren pada bidang hiasan rumah.

Apakah Itu Batu Koral?

Batu koral adalah batu alam yang diambil langsung pada alam tanpa proses pabrikasi. Batu ini merupakan salah satu material bangunan yang banyak digunakan. Batu ini dapat Anda jumpai pada daerah pegunungan, sungai atau laut. Batu ini memiliki manfaat yang besar bagi manusia seperti membantu dalam mengurug jalan, membangun pondasi, hingga menjadi hiasan pada rumah salah satunya Batu koral sikat.



Selain dapat ditabur pada taman, batu ini dapat dipasang pada lantai rumah dengan membentuknya dengan berbagai motif agar menambah nilai estetika pada rumah Anda. Selain itu juga dapat sebagai refleksi untuk memperlancar peredaran kaki apabila disusun pada posisi berdiri. Harga batu alam ini bervariasi tergantung dalam bentuk apa Anda membelinya. Karena batu ini dijual dalam bentuk kilogram dan per karung. Batu koral sungai dan batu koral laut memiliki perbedaan yaitu koral sungai lebih kasar dibanding koral laut yang lebih halus.

Cara Memasang Batu Koral Sikat


1. Persiapkan media
Anda terlebih dahulu harus mempersiapkan media sebagai tempat untuk menabur koral. Media ini dapat lantai rumah baik itu lantai teras atau lantai tangga. Sebelumnya lantai harus dibuat kasar agar semen dan bidang lantai dapat menyatu. Selain itu Anda harus mempersiapkan bahan-bahan beserta desain koral.

2. Membuat cetakan
Cetakan dapat Anda buat dari kayu dan besi. Cetakan haruslah Anda lumuri dengan oli terlebih dahulu untuk mempermudah Anda melepas cetakannya apabila sudah mengering. Tujuan adanya cetakan adalah agar motif dan desain koral sesuai dengan ukuran bidang lantai.

3. Aduk semen
Semen merupakan hal penting karena merupakan perekat koral. Campurkan semen dan pasir dengan perbandingan 1:1. Tambahkan air hingga adonan tersebut seperti adonan plesteran tembok.

4. Memasukkan adonan
Agar koral kokoh dan tidak berongga, padatkan dan ratakan cetakan apabila telah menuangkan dalam cetakan.

5.Menata koral
Tatalah koral sesuai desain apabila Anda sudah meratakan adonan dalam cetakan. Susunkah koral dari tepi menuju ke tengah. Apabila motif koralnya berukuran kecil maka Anda bisa menaburkannya pada cetakan kemudian ratakan agar menempel semuanya pada semen. Jika semua koral sudah menempel, Anda dapat menekan koral secara bersamaan agar permukaan koral merata. Anda bisa menggunakan triplek atau papan untuk menekan koralnya

6. Menunggu koral setengah kering
Setelah itu Anda dapat menunggu koral dan semennya setengah kering. Kemudian Anda dapat menyikat koral menggunakan sikat  kawat agar permukaan koral terlihat jelas. Tetapi jangan sampai Anda menyikat terlalu keras karena dapat mengakibatkan beberapa koral akan terlepas. Jika sudah demikian, maka susah mengembalikan koral pada tempatnya karena semen sudah setengah kering.

7.Membersihkan permukaan koral
Anda dapat mengelap permukaan koral menggunakan kain basah agar warna koral terlihat jelas. Lalu Anda dapat menunggunya sampai kering sekitar 1 hari. Apabila sudah kering Anda dapat melepaskan cetakannya.

Demikianlah pembahasan tentang salah satu batu alam rumah minimalis yang sering digunakan, semoga berguna dan dapat bermanfaat bagi anda.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Batu Koral Sebagai Penghias Hunian"

Post a Comment

Dilarang berkomentar SPAM dan diluar topik pembahasan dan menyertakan link aktif akan otomatis terhapus